PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menyebut struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak sehat. Dia menilai dari kajian pendapatan dan pengeluaran dana daerah terdapat kesenjangan yang mengakibatkan tingginya pengeluaran daripada pendapatan.

"Jadi tidak seimbang, masa lebih besar pengeluaran daripada pendapatan, kemarin saya minta laporan detail mengenai belanja modal dan belanja lain-lain dari situ saya melihat banyak sekali kekurangan di pendapatan daerah kita," katanya.

Hal ini disampaikan Fairid saat rapat untuk mempercepat regulasi dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rapat ini berlangsung di Ruang Peteng Karuhei I, Senin 6 Desember 2021.

Fairid menilai hal ini disebabkan banyaknya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang selalu menambah anggaran belanja namun berbanding terbalik dengan retribusi pendapatan yang terbilang kecil.

"Saya tidak bisa sebutkan satu per satu mana SKPD yang belanjanya besar tapi pendapatannya kecil. Cuman ini jadi renungan bersama makanya harus sama-sama kita pikirkan," ujar Fairid.

--page

Ia berpesan kepada pihak terkait, untuk bisa mempertimbangkan apa yang sudah disampaikan itu, mengingat hal ini berkaitan dengan kepentingan bersama antara pemerintah dan masyarakat setempat.

"Setelah penyerahan DIVA kemarin saya berpesan pada seluruh SKPD untuk bisa berkomitmen dengan perjanjian kinerja dan capaiannya dilihat disitu dengan harapan semua berjalan baik," pungkasnya. (HENDRI/B-11)