PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dengan kembalinya dipercaya Indonesia untuk menjadi Official Partner Country Hannover Messe 2023, yang sebelumnya telah sukses menjadi Official Partner Country pada Hannover Messe 2021. Maka momen ini menjadi momentum untuk Indonesia meningkat pembangunan infrastruktur digital.

Harapan ini disampaikan legislator Golkar Mukhtarudin. Bahkan keputusan tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara mitra terlama sepanjang sejarah Hannover Messe.

"Menurut saya momentum ini menjadi kesempatan yang baik bagi Indonesia sebagai ajang branding nasional serta mendorong peningkatan kapabilitas manufaktur dan pembangunan infrastruktur digital Indonesia," kata Mukhtarudin, Selasa 7 Desember 2021.

Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin menyebut meski kondisi ekonomi di seluruh dunia memburuk akibat Covid-19, namun digital ekonomi Indonesia mengalami peningkatan sekitar 11 persen dari tahun sebelumya serta angka ekspor Indonesia lebih tinggi jika dibandingkan pada bulan yang sama di tahun 2013, dan angka investasi juga meningkat terutama untuk investasi domestik.

"Semoga dengan kembalinya Indonesia dipercaya menjadi Official Partner Country Hannover Messe 2023, membawa perubahan era digital yang berkelanjutan menuju industri 4.0," imbuhnya.

Diinformasikan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan penandatanganan kontrak Indonesia Partner Country Hannover Messe 2023 di Jakarta, Senin lalu dengan Chairman of the Board Deutsche Messe AG, Dr Jochen Kockler.

Hannover Messe 2023 diharapkan dapat membuka pandangan dunia industri terhadap potensi besar Indonesia untuk menjalin kemitraan menuju industri 4.0.

--page

Keikutsertaan Indonesia dalam Hannover Messe 2023 juga akan mempererat hubungan bilateral Indonesia-Jerman. Di Hannover Messe, Indonesia tidak hanya dapat melakukan benchmark terhadap teknologi 4.0 terbaru, tetapi juga menghadirkan kapabilitas terkini Indonesia dalam teknologi manufaktur. (DANANG/B-11)