BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan budidaya ayam salah satu wujud nyata untuk mencapai ekonomi cerdas. Untuk itu dia mendukung adanya pelatihan budidaya ayam kampung yang dilaksanakan di Kelurahan Bukit Tunggal, Rabu, 8 Desember 2021.
"Semua jenis usaha tujuannya adalah mendapatkan keuntungan dan budidaya ayam perlu kita dukung dengan bekal pelatihan agar hasil produksi hingga pemasarannya optimal," katanya.
Dia mengatakan, salah satu isu yang menjadi prioritas dalam dokumen RPJMD di Kota Palangka Raya saat ini dan pada masa yang akan datang adalah pengembangan Smart Ekonomi.
Isu ini menjadi prioritas pertama di samping ekonomi kreatif, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, peningkatan daya serap tenaga kerja di sektor unggulan dan penguatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
"Pengembangan Smart Economy adalah wujud dari tuntutan perubahan zaman sekarang. Zaman di mana kegiatan ekonomi yang dapat memenangkan persaingan adalah ekonomi yang bercirikan lebih mudah, murah, terjangkau dan cepat," jelasnya.
--page
Menurutnya, ayam kampung mempunyai keistimewaan yaitu daya tahan penyakit yang cukup baik, mudah beradaptasi dengan lingkungannya, serta hasil produksi berupa daging atau telur banyak disukai oleh masyarakat.
Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan bekal yang memadai terkait strategi usaha dan teknik pembudidayaan ternak ayam yang tepat sebagai modal utama dalam berbisnis ternak ayam.
Sehingga kualitas ayam yang dihasilkan berkualitas dan mempunyai daya jual yang tinggi dari sisi smart ekonomi dan smart branding ditunjukkan dengan adanya penguatan UMKM dan inovasi produk. (HENDRI/B-7)









