PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin berharap jajarannya mampu mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih, berwibawa, bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

“Memasuki anggaran 2022, saya harap penguasa anggaran bisa menyusunnya dengan hati-hati. Penyusunan anggaran wajib bebas dari KKN,” katanya, Kamis 9 Desember 2021.

Dia menuturkan, mewujudkan pemerintah bebas KKN, diperlukan manajemen pemerintah yang transparan dan akuntabel. Disinilah peran Inspektorat sebagai fungsi kontrol terhadap aktivitas yang dilakukan oleh unit organisasi agar terlaksana secara efisien, efektif, ekonomis dan tepat sasaran.

“Memang dalam pengawasan perlu kerja keras. Saya harapkan mereka yang berada di bidang pengawasan bisa menjalankan fungsinya dengan baik," tuturnya.

Harapan itu disampaikan Fairid dalam peringatan Hari Anti Korupsi Internasional yang diperingati setiap tanggal 9 Desember. Pentingnya menjaga integritas diri dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan yang bersih dari korupsi adalah salah satu cara untuk mewujudkan good governance.

--page

Konsep pemerintahan yang baik dan bersih seperti itu sangat diperlukan dalam pembangunan berkelanjutan karena merupakan prasyarat untuk mendapatkan keseimbangan yang efektif antara lingkungan dan pembangunan. (HENDRI/B-5)