PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya melakukan evakuasi kemunculan tawon lalat di dua lokasi, yaitu di simpang empat Jalan G Obos-Thamrin dan Jalan Sapan Ujung.

Kepala DPKP Kota Palangka Raya, Gloriana menyebutkan di lokasi pertama, ratusan tawon beracun ini bersarang di sebuah bangunan berbentuk tugu bertuliskan nama salah satu bank milik BUMN.

"Berdasarkan penuturan pelapor melalui layanan Call 112, tawon lalat kerap keluar masuk sehingga membahayakan pengendara yang melintas," katanya, Kamis, 9 Desember 2021.

Sedangkan di Jalan Sapan Ujung, keberadaan sarang di atas pohon. Personel terpaksa melakukan pembakaran dikarenakan telah menyengat dua orang anak yang sedang bermain.

"Sehingga pengevakuasian tidak bisa ditunda karena sudah memakan korban sengatan. Pelapor meminta segera dievakuasi untuk menghindari bertambahnya korban lebih banyak," imbuhnya.

--page

Gloriana mengatakan, pihaknya merespon dengan cepat segala informasi yang disampaikan oleh masyarakat. Termasuk menindaklanjuti kemunculan tawon beracun di permukiman karena dari sisi kegawatdaruratan dinilai penting untuk segera ditindaklanjuti.

Hal ini sebagai wujud kerja Call 112 yang merupakan pelaksanaan dari visi dan misi Pemerintah Kota Palangka Raya dalam mewujudkan Smart Environtmen menuju Smart City.

“Kami responsive terhadap setiap laporan yang masuk. Selalu hadir dengan cepat menangani laporan dari masyarakat. Perlu diketahui, setiap laporan tidak dikenakan biaya penanganan maupun pulsa,” pungkasnya. (HENDRI/B-7)