PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Diperindagkop) dan UKM Kotawaringin Barat memastikan stok pangan di Kobar aman jelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

"Alhamdulillah stok bahan pangan pokok (Bapok) aman terkendali menjelang Nataru. Stok bapok dipastikan aman sampai akhir Januari 2022," kata Kepala Diperindagkop dan UKM Kobar, Alfian Khusnaini, Kamis 9 Desember 2021.

Adapun stok Bapok di Distributor Pangkalan Bun pada 9 Desember 2021, dari 6 Distributor jumlah beras sebanyak 503,76 ton, tepung terigu 143,36 ton, gula pasir 285,23 ton dan minyak goreng 607,69 ton.

"Untuk itu masyarakat tidak perlu panik melakukan pemborongan," tuturnya. Dia menyebut harga komoditas ada beberapa yang mengalami kenaikan. Seperti minyak goreng kemasan harganya masih tinggi, mulai Rp. 21,600 - 23,500 per liter.

"Saat ini yang perlu diwaspadai yaitu kenaikan harga cabe, per hari mulai terpantau Rp 50.000 - 100.000 per Kg. Informasinya karena kurang pasokan dari pulu jawa," jelasnya.

--page

Alfan menambahkan beberapa upaya akan dilakukan Pemkab Kobar melalui Disperindagkop untuk menjaga kestabilan harga barang pokok di Natal dan Tahun Baru. Salah satunya melalui pasar murah yang akan digelar di 2 Kecamatan, yakni di Kecamatan Pangkalan Lada dan Arut Utara.

"Untuk pemantauan harga barang pokok akan dilakukan setiap hari. Ini merupakan salah satu upaya kita untuk menjaga kestabilan harga barang pokok di pasar," pungkasnya. (DANANG/B-11)