SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan dampak pandemi covid-19 menyebabkan pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan - Perkotaan (PBB-P2) menurun.

"Jadi pandemi ini berdampak pada semua sektor, termasuk dalam pendapatan PBB-P2 ini, yang lain-lainnya juga ikut berkurang," katanya, Kamis 9 Desember 2021.

Secara umum atau keseluruhan yang dialamai Kabupaten Sukamara menurun jika dibanding tahun-tahun sebelum terjadinya pandemi, hal ini juga berdampak dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Meski begitu kita berusaha dan menjadikan ini sebagai tantangan untuk lebih meningkatkannya," ujarnya.

Karena pentingnya peranan PBB P2 bagi pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sukamara, sehingga dia meminta agar dilakukannya kesiapan, kerja keras dan profesionalitas aparatur pelayanan PBB P2 dalam pelaksanaannya.

"Selain itu hal ini juga tidak terlepas dari peran serta seluruh masyarakat dalam mensukseskan pelayanan pemungutan dan pembayaran PBB P2 yang telah ditetapkan menjadi pajak daerah," tuturnya.

--page

Dia meminta agar camat, lurah dan kepala desa di untuk mengawasi pelaksanaan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan - Perkotaan di wilayahnya.

"Saya berharap camat, lurah dan kades dapat menggali potensi Pendapatan Asli Daerah  di bidang pajak bumi dan bangunan, serta menyampaikan laporan realisasi pelaksanaan pemungutan PBB P2 secara periodik pimpinan," tukasnya. (NORHASANAH/B-6)