MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra menyebutkan bahwa Kabupaten Barito Utara memiliki keanekaragaman, suku, adat istiadat, bahasa dan budaya daerah.

“Khasanah seni budaya tradisional tersebut hendaknya dapat menjadi suatu kebanggaan dan potensi pendukung dalam pembentukan etika,” kata Sugianto Panala Putra menyampaikan sambutan Bupati Barito Utara pada kegiatan pembukaan Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) tingkat Kabupaten Barito Utara ke X, Jumat 10 Desember 2021.

Menurutnya kecintaan terhadap seni budaya tradisional ini akan memupuk dan memelihara rasa nasionalisme yang dilandasi semangat Bhineka Tunggal Ika dalam bingkai NKRI yang tercinta.

Diungkapkan, kemajuan teknologi dan perkembangan zaman saat ini tidak selamanya berdampak positif, ada hal-hal yang negatif yang bisa mengurangi bahkan menghilangkan identitas serta kearifan budaya lokal bangsa.

"Budaya dari luar banyak yang bisa membahayakan dan melemahkan simpul-simpul pengikat yang menyatukan kita selama ini," ujarnya.

Oleh karena itu pihaknya harus menjaga seni budaya bangsa yang selama ini sudah mampu sebagai perekat persatuan dan kesatuan di antara kita.

--page

"Mari tumbuhkan rasa bangga dan kecintaan terhadap budaya daerah agar dapat menjadi filter bagi budaya luar yang tidak sesuai dengan budaya bangsa," tuturnya.

"Marilah bersama sama kita cintai dan hargai seni budaya tradisional serta ikut secara aktif terhadap usaha untuk melestariakan dan mengembangkannya," katanya. 

"Berlombalah secara sportif melalui festival budaya ini, kita mantapkan rasa persatuan dan kesatuan diantara peserta," pungkasnya. (RAMADHANI/B-11)