PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Niksen S Bahat meminta kepada Pemprov Kalimantan Tengah agar dapat memperhatikan atau meningkatkan sarana dan prasaranan anjungan Kalteng yang ada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 2022.

Menurut Niksen, sarana dan prasarana anjungan Kakteng itu perlu ditingkatkan, karena selain merupakan media promosi bagi sektor pariwisata di provinsi ini, juga merupakan salah satu wajah Kalteng yang ada di Ibu Kota Negara.

"Saat pembahasan KUA dan PPAS serta RKA 2022, mengenai hal itu ada dibicarakan untuk rehab anjungan Kalteng di TMII. Harapan kita tahun depan bisa direalisasikan," ucapnya, Senin 13 Desember 2021.

Legislator dari Partai Nasdem ini menjelaskan sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia secara umum, sektor pariwisata terutama kegiatan di anjungan Kalteng di TMMI juga terdampak dan berbagai bentuk kegiatan ditiadakan.

"Kita memahami hal itu, karena pandemi semua kegiatan pariwisata dihentikan untuk sementara termasuk di TMII, sehingga membuat perawatan di anjungan itu kurang maksimal. Semoga saja 2022 kegiatan di sana bisa kembali normal," ujarnya.

Dia juga mendorong Pemprov melalui Disbudpar Kalteng supaya dapat mengakomodasi semua Dinas Pariwisata yang ada di kabupaten dan kota untuk bersama memperhatikan peningkatan sarana dan prasaran anjungan Kalteng di TMII.

"Sebagai koordinator, Disbudpar Kalteng harus bisa mengajak semua dinas pariwisata kabupaten dan kota, untuk bersama mengisi, menjaga dan merawat serta mempromosikan Kalteng melalui anjungan di TMII," tuturnya.

--page

Dia menerangkan untuk meningkatkan sarana dan prasarana anjungan Kalteng di TMII itu semuanya tentu bermuara pada ketersedian anggaran yang memadai agar semua program dan kegiatan bisa berjalan baik dan lancar.

"Kuncinya memang anggaran. Walau demikian kami tetap menyarankan agar pemprov bisa menyisihkan dana untuk peningkatan sarana dan prasarana anjungan Kalteng di TMII. Kita tentu tidak ingin juga anjungan tersebut tidak terawat dengan baik. Kita malu dengan provinsi lain," tegasnya.

Di lain hal dia menekankan dan juga meminta kepada pemerintah agar dapat membuat pelayanan anjungan di TMII semakin baik dan modern ke depan dengan mengikuti perkembagan zaman yang serba digital. (DONNY D/B-6)