PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Melihat dinamika yang berkembang secara terus menerus mengenai Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPD GAMKI) Kalteng Ke-IV Tahun 2021 yang dinilai melanggar konstitusi, para senior GAMKI Kalteng pun memberikan rekomendasi Ke DPP GAMKI terkait konferda GAMKI Kalimantan Tengah.

Para senior GAMKI dari berbagai profesi yang merupakan mantan ketua GMKI, mantan Ketua GAMKI, Pendiri GMKI dan Founding Father GAMKI pun tergerak hatinya untuk memfasilitasi pertemuan untuk mendengarkan persoalan yang terjadi baik dari Pengurus Caretaker I dan II DPD GAMKI Kalteng dan membangun kembali organisasi GAMKI Kalteng.

Dalam pertemuan itu pengurus Caretaker I DPD GAMKI Kalteng, Hery Kristianto menyampaikan bahwa proses Konferda GAMKI mengalami dinamika yang sangat keras dan begitu banyak pelanggaran konstitusi yang berakibat tidak berkualitasnya Konferda.

"Sehingga di usulkan untuk melakukan kompromi konsensus dengan rekomendasi pemikiran bahwa proses Konferda ini harus berkualitas dan dapat di terima semua pihak," ucap Hery, Senin, 13 Desember 2021.

Hery mengatakan Konferda wajib memiliki kepesertaan yang defenitif dari DPC GAMKI kota dan kabupaten dan telah di ketahui bersama bahwa sampai saat ini belum dilaksanakannya Konfercab dari 8 DPC yang ada di Kalteng sehingga tidak memenuhi konstitusi dalam Konferda.

"Kalaupun yang rencananya akan dilakukan DPP GAMKI pihak Theofilus dan Dodi Sutarma Lapihu bersama Sekretaris Caretaker II DPD GAMKI Kalteng, Novia Adventy Juran, anggota Yanedi Jagau, dan lain-lain untuk melaksanakan Konfercab dadakan di beberapa kota dakn kabupaten, tetap reposisi Konferda tidak berkualitas," tegasnya.

Mantan Plt DPD GAMKI Palangka Raya, Bakti Yusuf Irwandi yang merupakan salah satu senior GAMKI merekomendasikan agar semua kelompok atau pihak untuk dapat merendahkan hati bahwa GAMKI Kalteng perlu penanganan yang serius dimulai dari DPC GAMKI kota dan kabupaten.

"Artinya semua pihak bersama-sama untuk mengaktifkan 8 DPC yang ada dengan melakukan Konfercab yang berkualitas dan setelah Konfercab dilaksanakan, maka kemudian bersama melaksanakan Konferda yang berkualitas," ujarnya.

--page

Bakti mengatakan apa yang disampaikan dan dibahas mengenai hal itu dapat diterima pada Forum Senior GAMKI Kalteng zerta akan dilaksanakan Kompromi Konsensus yang dihadiri berbagai kelompok seperti DPP GAMKI pihak Theofilus dan Dody Sutarma Lapihu, Caretaker II DPD GAMKI Kalteng pihak Yanedi Jagau dan Novia Adventy Juran, DPD GAMKI Kalteng pihak Henock Katoppo, Panitia Konferda Versi DPD GAMKI Kalteng pohak Elisa Sumandie, Forum Senior GAMKI Kalteng pihak Pdt Darius Dubut dan Jhon Retei Alfri Sandi.

"Jika tetap memaksakan kehendak dan mengondisikan dalam proses Konferda yang terjadi maka tidak menutup kemungkinan bahwa konferda ini tidak kondusif," tutupnya. (DONNY D/B-11)