BORNEONEWS, Tamiang Layang - Wakil Ketua II DPRD Barito Timur, Depe melaksanakan kunjungan reses beberapa hari lalu. Dalam kunjungan tersebut, politisi Partai Demokrat ini menampung berbagai usulan masyarakat pada 3 desa yang didatanginya.
"Usulan-usulan yang utama di Desa Haringen yaitu infrastruktur, salah satunya masyarakat di di RT 02 menginginkan agar dibuatkan saluran drainase untuk mengurangi genangan air saat banjir. Mereka juga meminta pembuatan bronjong pada 5 titik Sungai Sirau yang rawan longsor," kata Depe, Selasa, 14 Desember 2021.
Selain itu, warga mengusulkan peningkatan jalan sepanjang 800 meter di Dusun Mabidek, perbaikan Jembatan Maganding dan Talawei serta normalisasi dua sungai tersebut.
"Di bidang pendidikan warga menginginkan rehabilitasi total bangunan sekolah dan pagar pagar di Dusun Katambung serta penataan halaman dan pagar sekolah di Haringen," imbuhnya.
Saat mengunjungi Desa Betang Nalong, Depe menerima usulan peningkatan Jalan AMD dan jalan tembus dari desa itu ke Desa Pulau Padang.
--page
"Masyarakat di desa itu juga mengusulkan adanya tower penguat sinyal seluler serta meminta pemerintah mengingatkan perusahaan tambang agar selalu merapikan jalan yang dilintasi angkutan tambang karena yang sama dimanfaatkan masyarakat untuk aktivitas ekonomi sehari-hari," paparnya.
Di Desa Kotam, lanjut Depe, usulan masyarakat yang menonjol yakni peningkatan infrastruktur jalan dan pendidikan.
"Di sana ada kurang lebih 7 rumah dinas berbahan kayu yang tidak layak huni lagi, itu seyoganya direhabilitasi total atau dibangun baru. Warga juga meminta penguat sinyal karena untuk mendukung pembelajaran daring," tuturnya.
Mengingat APBD Barito Timur tahun anggaran 2022 telah disahkan, maka Depe berkomitmen untuk mengawal dan memperjuangkan agar usulan-usulan masyarakat tersebut dapat direalisasikan pada tahun 2023.
"Atau di tahun 2022 kalau sempat di APBD perubahan, namun usulan yang memang sangat prioritas dan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah," tandasnya. (BOLE MALO/B-7)









