PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP) memberikan bantuan berupa paket sarana budidaya ikan sistem bioflok senilai Rp. 175,655,000 untuk kelompok pembudidaya ikan Pondok Pesantren (Ponpes) DaruL Alum Kota Palangka Raya, Selasa 14 Desember 2021.

Penyerahan bantuan tersebut dihadiri oleh Sekda Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu Kepala dinas perikanan kota palangka raya, Indriarti rita dewi, Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah serta Penerima Bantuan Bioflok dari Kabupaten Kotawaringin Barat dan Pulang Pisau.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Dr TB Haeru Rahayu menganalogikan paket bantuan sarana budidaya ikan sistem bioflok ini seperti gadis cantik bak primadona yang telah menarik banyak perhatian masyarakat pembudidaya ikan, khususnya air tawar.

“Simpel, produktif, dan sangat efisien, masa pemeliharaannya juga lebih singkat jika dibandingkan dengan cara konvensional, semoga dengan pendampingan dari BPBAT Mandiangin, penyuluh, dan dinas perikanan Kalimantan tengah, dapat berjalan dengan baik sehingga dalam 1 tahun mampu mencapai 3-4 siklus sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pembudidaya," katanya.

Sementara itu, Kepala BPBAT Mandiangin DJPB KKP, Andy Artha Donny menyampaikan bahwa bantuan sarana budidaya ikan bioflok diserahkan kepada 4 kelompok di antaranya pokdakan Mina Abyudaya Kotawaringin Barat, pokdakan Mina Mas Kotawaringin Timur, Popes Darul Alum Palangka Raya dan Yayasan Al Muhajirin Handep Hapakat Pulang Pisau.

Andy menambahkan bahwa teknologi budidaya ikan sistem bioflok sangat bermanfaat  bagi pembudidaya ikan karena dapat meningkatkan produktivitas dan menekan biaya produksi melalui penggunaan pakan yang minimal.
 

--page

Selain itu, dengan teknologi ini kegiatan budidaya ikan menjadi lebih ramah lingkungan, hemat dalam penggunaan air serta dapat dilakukan di lahan yang terbatas, tinggal bagaimana memaksimalkan eksekusinya dan BPBAT Mandiangin akan terus melakukan pendampingan.

"Kami siap melaksanakan pendampingan teknis bagi semua kelompok penerima bantuan untuk memastikan keberhasilan program ini," pungkasnya. (HENDRI/B-11)