SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Terduga pelaku pembuang bayi di Jalan Jaksa Agung R Soeprapto, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengaku melahirkan anaknya di lokasi pembuangan. 

"Usai melahirkan anak perempuannya, pelaku langsung pergi meninggalkan anak tersebut di semak-semak," ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin.

Perempuan tersebut melahirkan di sekitaran semak-semak kebun warga di Jalan Jaksa Agung R Soeprapto. Bermula ketika dirinya mengendarai motor dan mengalami sakit perut. 

Dia langsung pergi ke semak-semak hingga melahirkan anak tersebut. Setelah melahirkan, ia langsung meninggalkan anak tersebut di semak-semak awal mula ditemukannya bayi itu. 

Pelaku melahirkan bayi tersebut pada Sabtu, 11 Desember 2021 sekitar pukul 09.00 WIB. Bayi itu baru ditemukan oleh warga pada Minggu, 12 Desember 2021 siang. 

--page

"Sempat sekitar 28 jam bayi tersebut berada di lokasi. Alhamdulillah bayi masih hidup, dan saat ini masih dalam perawatan di Rumah Sakit Pambelum, Palangka Raya," terang Jakin. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)