MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, Nadalsyah mengatakan dalam menggerakkan perekonomian agar pelaksanaan berbagai kegiatan yang direncanakan dalam 2022 segera dimulai dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dan dikoordinasikan, sehingga tidak tumpang tindih dan tidak menumpuk di akhir tahun.

Untuk itu diperlukan langkah sebagai berikut. Pertama, mengingatkan kembali kepada semua satuan kerja untuk segera memulai lelang proyek dan kegiatan 2022 lebih awal di Desember agar kegiatan pembangunan dapat berjalan sejak Januari 2022.

“Selain itu untuk belanja bantuan sosial dan bantuan pemerintah lainnya agar segera disalurkan di bulan januari 2022, agar belanja masyarakat meningkat maka konsumsi masyarakat juga meningkat sehingga dapat menggerakkan perekonomian di semua lapisan masyarakat,” tambahnya, Kamis 16 Desember 2021.

Kedua, para pengelola keuangan agar tetap menjaga akuntabilitas dan menerapkan prinsip good governance dalam pengelolaan anggaran, sehingga kejadian penyalahgunaan pin, password dan sebagainya yang dapat merugikan keuangan negara dapat dihindari. Pastikan bahwa semua rupiah dari apbn/apbd harus betul-betul untuk kepentingan rakyat.

Ketiga, manfaatkan APBN/APBD secara cermat efektif dan tepat sasaran. Lakukan reformasi di bidang penganggaran, aturan-aturan yang dapat menghambat, persyaratan-persyaratan yang membebani agar disederhanakan sehingga pelaksanaan anggaran dapat lebih fleksibel di tengah situasi ketidakpastian.

“Fleksibilitas dalam penggunaan anggaran sangat penting dalam memecahkan masalah yang dihadapi rakyat, namun tetap perhatikan aspek transparansi dan akuntabilitasnya,” ungkapnya.

Keempat, kepada SKPD agar dapat memaksimalkan penyaluran transfer ke daerah dan Dana Desa. DAK fisik, Dana BOS dan Dana Desa agar segera dilengkapi persyaratannya. Hindari dana mengendap terlalu lama di kas daerah, segera salurkan dan belanjakan agar masyarakat segera merasakan manfaatnya.

Kelima, kepada seluruh kuasa pengguna anggaran agar memperhatikan indikator pelaksanaan anggaran untuk pelaksanaan APBN yang berkualitas

Keenam, jangan menunda-nunda pencairan dana, segera ajukan tagihan setelah selesai pekerjaan agar tidak terjadi penumpukan di akhir tahun. Jika bisa dilaksanakan sejak awal tahun tidak perlu menunda sampai pertengahan tahun apalagi sampai akhir tahun.

--page

Terakhir, tingkatkan koordinasi dan sinergi dalam pengelolaan APBN dan APBD, antar instansi vertikal, SKPD, KPPN, dan Kanwil DJP B sehingga pembangunan di Kabupaten Barito Utara dapat berjalan dengan cepat, baik, dan bermanfaat untuk masyarakat Barito Utara.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu kemajuan pembangunan di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan," pungkasya. (RAMADHANI/B-11)