PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketika infrastruktur jalan dibangun dengan biaya besar namun sering kali mengalami kerusakan, hal itu dinilai pasti ada pelanggaran, seperti masih sering kali dilewati kendaraan milik PBS yang melebihi tonase. Contohnya jalan arah Kuala Kurun-Palangka Raya.

Oleh karenanya Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Lohing Simon meminta kepada pihak-pihak terkait supaya dapat menertibkan dan mengawasi kendaraan PBS yang melewati jalan umum. Bahkan ia mengusulkan supaya masyarakat dilibatkan dalam pengawasan itu.

"Masyarakat perlu dilibatkan tujuannya sebagai kontrol, agar sama-sama mengawasi apa yang terjadi dilapangan agar tidak ada lagi pelanggaran," kata Lohing, Jumat, 17 Desember 2021.

Dia menegaskan, perbaikan jalan dengan anggaran berapapun besarannya tidak akan pernah bertahan lama apabila masih tetap ada pelanggaran, seperti kendaraan angkutan milik PBS dengan muatan berlebih yang ikut melewatinya.

"Inilah gunanya masyarakat harus terlibat agar semuanya bisa transparan. Sehingga, pengawasan dilapangan bisa optimal. Karena selama ini kita ketahui sendiri pengawasan itu masih kurang ketat," tegasnya.

--page

Menurutnya, tidak ada solusi lain untuk menjaga infrastruktur yang sudah menjadi akses jalan umum supaya tidak mengalami kerusakan parah terkecuali dengan penertiban atau pengawasan ketat yang dilakukan oleh dinas-dinas terkait bahkan masyarakat.

Ia pun mengingatkan kembali, agar PBS yang ada di Kalteng khususnya Gunung Mas supaya dapat mentaati peraturan perundang-undangan serta Perda Kalteng yang berlaku tekait membuat jalan khusus untuk mengangkut hasil produksi pertambangan, perkebunan, maupun perkebunan.

"Sekali lagi PBS harus mentaati peraturan yang berlaku. Wajib bagi perusahaan memiliki jalan sendiri. Apabila memang ikut melintasi jalan umum ingat tanggung jawab, bersama-sama memperbaikinya jika terjadi kerusakan, jangan dibiarkan begitu saja. Tapi memang seharusnya PBS membuat korodidor khusus untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan umum," pungkasnya. (DONNY/B-5)