BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Lohing Simon mendesak konsorsium perbaikan ruas jalan Kuala Kurun-Palangka Raya yang hingga saat ini masih belum berjalan supaya segera dijalankan.
Lohing Simon mengatakan, konsorsium ini penting secepatnya dijalankan oleh perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) guna untuk mendampingi pemerintah dalam upaya melakukan perbaikan maupun perawatan jalan Kuala Kurun-Palangka Raya.
"Para pengusaha yang ada di Kabupaten Gumas harus berkomitmen untuk menjalankan konsorsium itu. Tapi kenyataannya belum juga jalan, jadi kita ingin dan mendesak konsorsium itu secepatnya dijalankan," ucapnya, Jumat, 17 Desember 2021.
Dia menjelaskan, selama ini upaya yang dilakukan oleh pemerintah baik Provinsi Kalteng dan Kabupaten Gumas dalam memperhatikan kerusakan jalan Kuala Kurun-Palangka Raya sudah membentuk konsorsium dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Gumas.
Artinya, lanjut dia perusahaan yang turut menggunakan jalan tersebut untuk mengangkut hasil produksi perkebunan, pertambangan, serta kehutanan diminta tanggung jawabnya untuk membantu pemerintah merawat, memelihara, atau memperbaiki jalan itu.
--page
"Konsorsium itu sudah dibentuk, kalau tidak salah sejak bulan Juni 2021. Namun, kita tidak mengerti kenapa itu belum jalan. Seharusnya, semenjak dibentuk harus segera dijalankan, agar kerusakan jalan tersebut tidak bertambah parah," ujarnya.
Dirinya berharap komitmen bersama antara pemerintah daerah dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Gumas bisa secepatnya menjalankan konsorsium tersebut. "Apapun bentuk polanya nanti atau sistem kerjanya itu mungkin nanti diatur oleh pemerintah, tapi yang kita ingin jalankan konsorsium itu secepat mungkin," tukasnya. (DONNY D/B-5)









