BORNEONEWS, Sampit - Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Ketapang AKP Samsul Bahri menyebut pelaku pengeroyokan pelajar SMAN 4 Sampit berjumlah 4 orang.
"Pelakunya bukan puluhan, namun 4 orang dan kasus ini sudah kami tangani," ujar Samsul, Jumat, 17 Desember 2021.
Hal itu diketahuinya setelah keluarga korban melaporkan kasus tersebut, sehingga polisi memanggil pihak sekolah beberapa jam setelah kejadian tersebut pada Kamis, 16 Desember 2021.
"Sudah kami pertemukan antara pihak sekolah dan keluarga korban, bahkan korban yang sudah baikan juga kami hadirkan. Di situlah terungkap bahwa yang melakukan pengeroyokan berjumlah 4 orang tanpa dibantah oleh korban," katanya.
Pihak sekolah sendiri meminta agar kasus tersebut lebih dulu dimediasi, terutama antara wali korban dan wali pelaku dan mediasi tersebut akan dilakukan, Senin 20 Desember 2021.
Kasus ini akan terus dikawal dan jika menemukan jalan buntu, maka pihak kepolisian akan melanjutkan ke proses hukum.
--page
"Kami harap kasus ini dibicarakan dengan kepala dingin dan dicari titik tengahnya agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan," terangnya.
Sementara itu kasus pengeroyokan terjadi, Kamis, 16 Desember 2021 saat korban berada di kelas. Pelakunya adalah kakak kelasnya.
Akibat kejadian ini korban harus dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, karena sempat pinsan. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)









