JAKARTA –

BORNEONEWS, Tulungagung - Aparat Polres Tulungagung, Jawa Timur akhirnya menahan seorang pemuda berinisial AZI (24), pemuda asal Keamatan Gondang yang sejak 2 tahun terakhir telah ditetapkan sebagai tersangka penganiaya kucing yang videonya sempat viral di media sosial.

"Kasusnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan (Negeri Tulungagung) dan dilanjutkan ke Pengadilan Negeri Tulungagung sejak Rabu (16/12)," kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tulungagung, Agung Tri Radityo, Jumat 17 Desember 2021.

Kasus AZi sebenarnya sudah lama, hampir dua tahunan. Ia dilaporkan komunitas pecinta satwa, dan pecinta kucing karena telah menganiaya jenis hewan piaraan tersebut dengan cara mencekoki mulut hewan mungil itu dengan minuman keras.

Ironisnya, tindakan sadis terhadap hewan penurut itu direkam video lalu diunggah ke media sosial sehingga memicu kegaduhan di kalangan jagat warganet. Video tersebut beredar luas di masyarakat pada 18 Oktober 2019.

Awalnya, pelaku alias pemilik akun Instagram @azzam_cancel mengaku bahwa cairan yang diberikan kepada kucing tersebut bukanlah ciu, melainkan air kelapa. Pelaku berdalih, air kelapa diberikan untuk menyelamatkan kucing yang keracunan.

"Untuk pasal yang kita sangkakan yang pertama pasal 14 ayat 1 UU nomor 1 tahun 1946, tentang peraturan hukum pidana," jelasnya. AZI pun kemudian diperiksa polisin dan dijerat dengan pasal 15 UU nomor 1 tahun 1946. Sempat terkatung-katung lama, berkas acara pemeriksaan AZI kemudian dilanjutkan.

--page

AZI yang berstatus tersangka dalam perkaa itu kemudian ditahan setelah berkas acara penyelidikan dan penyidikan dianggap memenuhi syarat secara hukum pidana dan dilakukan penahanan, lantaran syarat obyektif dan subyektif sudah terpenuhi. "Kami juga takut tersangka melarikan diri dan mengulangi perbuatannya," ujarnya.

ANTARA