BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Menepis anggapan bahwa limbah cair kelapa sawit atau POME menimbulkan pencemaran, PT Mitra Mendawai Sejati (MMS), mengubah limbah sawit tersebut sebagai bahan baku Biogas untuk diolah menjadi pembangkit listrik yang ramah lingkungan.
Sejak tahun 2019, Biogas Power Plant Suayap PT Mitra Mendawai Sejati, yang diprakarsai oleh PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), terletak di Desa Umpang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tersebut, mengolah limbah PKS Suayap untuk menjadi listrik. Kemudian, listrik tersebut selain untuk operasional perusahaan, juga dialirkan ke masyarakat sekitar perkebunan.
Mill, Manager PT Mitra Mendawai Sejati Andi Camalata mengatakan, limbah cari dari PKS Suayap tersebut pada awalnya dimasukkan rektor, dan dilakukan pemisahan. Untuk limbah cair yang sudah diolah digunakan aplikasi atau pemupukan di perkebunan.
"Dari awal pengolahan sebelum ke tahap pemanfaatan gas, limbah tersebut sudah bisa digunakan untuk pemupukan sawit, bahkan banyak warga sekitar juga banyak yang minta untuk pupuk tanaman," ujarnya saat dikonfirmasi pada Sabtu, 18 Desember 2021.
Andi Camalat menambahkan, penggunaan biogas tersebut, juga bertujuan mengurangi emisi gas rumah kaca berdasarkan penggunaan methan yang berasal dari limbah pabrik kelapa sawit PT MMS.
--page
Lanjutnya, untuk gas dari limbah tersebut digunakan untuk menghasilkan listrik melalui Gas Engine. Di Biogas Power Plant Suayap PT Mitra Mendawai Sejati ini, Gas Engine nya didatangkan langsung dan diimpor dari Eropa yaitu produk dari Jenbacher Gas Engines.
"Biogas Power Plant Suayap PT Mitra Mendawai Sejati sendiri ada dua mesin, satu mesin berkapasitas 1500 KW dan kedua 900 KW. Pengoprasiannya sangat mudah menggunakan layar sentuh seperti ponsel," tuturnya.
Dijelaskannya, bahwa dalam mengolah 1 M³ limbah cair, dapat menghasilkan 48 M³ biogas, dan untuk 1 M³ kita dapat menghasilkan listrik 2 KW listrik.
"Untuk total biaya investasi dalam pembangkit listrik ini (Biogas) hingga jadi estimasi sekitar 25 - 30 Miliar," ucapnya.
Ia menjelaskan, adapun listrik yang dihasilkan di Biogas Power Plant Suayap PT Mitra Mendawai Sejati, digunakan untuk operasional di KCP atau Kernel Crushing Plant proses pengolahan inti sawit atau minyak kernel.
"Pembangkit listrik kita gunakan untuk di Perumahan, PKS, serta kita gunakan untuk CSR ke kampung Suayap," pungkasnya. (DANANG/B-7)









