BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo mengatakan saat ini pemprov tengah merencanakan atau mempersiapkan pembangunan ekonomi terpadu di Kalimantan Tengah.
Edy mengungkapkan hal itu merupakan keinginan Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran. Sebab saat ini Kalteng sendiri sudah didukung adanya food estate di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau, serta Gumas yakni perkebunan singkong yang menjadi program proyek strategis nasional (PSN) 2020-2024.
"Tinggal bagaimana kita mensinergikan keinginan ini, untuk mendorong kawasan ekonomi khusus bisa terbangun serta terwujud di Kalteng," tuturnya, Minggu, 19 Desember 2021.
Dia menjelaskan berdasarkan keinginan Gubernur kawasan ekonomi terpadu itu harus sesuai dengan potensi yang sangat luar biasa di Kalteng. Berdasarkan Misi dari RPJMD Kalteng 2021-2026 yakni mempercepat pembangunan ekonomi yang produktif, berdaya saing dan berwawasan.
Ada berapa sektor unggulan di provinsi ini yang dapat dikembangkan dan di antaranya sektor kehutanan, kalautan dan perikanan, ketahanan pangan, hortikultura, peternakan, perkebunan, pertambangan, walet, pariwisata serta industri olahan.
--page
"Harapan kita dengan adanya ekonomi terpadu itu dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan dan pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat di Bumi Tambun Bungai," tandasnya. (DONNY D/B-6)









