PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Jasa Raharja akan menyiagakan 2.000 personel tersebar di 29 cabang menjelang Natal dan tahun baru 2022.  Ribuan personel itu diturunkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi tingginya mobilitas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Menghadapi Nataru 2021, Jasa Raharja telah mempersiapkan langkah antisipasi dengan menyiagakan 2.000 personel yang tersebar di 29 cabang, supporting pos kesehatan terpadu di 60 titik lokasi dan pengoperasian armada operasional sejumlah 214 unit kendaraan roda 4 (mobil unit keselamatan lalu lintas, mobil Jasa Raharja reaksi cepat dan kendaraan operasional),” kata Dewi Aryani Suzana, Direktur Operasional Jasa Raharja dalam siaran persnya, Minggu, 19 Desember 2021.

Selain itu, juga disiagakan 500 unit kendaraan roda 2 di wilayah kantor cabang seluruh Indonesia, memasang rambu pengingat keselamatan di 1.015 titik, mendistribusikan sarana keselamatan 5.500 unit kepada stakeholder terkait.

Dia menuturkan, pihaknya juga berperan aktif melalui program yang bertujuan untuk menekan angka kecelakaan. Seperti pelatihan safety riding dan safety driving kepada pengemudi daring, mudik Nataru online dengan memberikan pulsa gratis kepada 5.000 orang, safety campaign bekerja sama dengan Jasa Marga dalam pemasangan spanduk dan pemeriksaan kondisi kendaraan berupa cek ban serta pengisian nitrogen gratis di res area.

Tidak hanya itu, juga menjalankan program pelatihan penanganan gawat darurat bagi masyarakat di sekitar lokasi rawan kecelakaan. Tujuannya adalah penanganan korban kecelakaan dapat mengurangi risiko fatalitas yang tidak diinginkan.

--page

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan Achmad Purwantono mengatakan, kesiagaan pihaknya didukung dengan penerapan sistem pelayanan digital dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya yang menjadi korban kecelakaan.

“Penerapan sistem pelayanan digital kepada korban kecelakaan dilakukan dari hulu ke hilir dengan melibatkan rumah sakit, khusus pada periode Nataru kali ini disiagakan 24 jam,” katanya.

“Dengan adanya sistem pelayanan digital ini, diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan dan penyerahan santunan kepada korban atau ahli waris korban kecelakaan melalui kolaborasi yang dilakukan oleh Jasa Raharja dengan kepolisian dan rumah sakit,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pihak terus berupaya memberikan pelayanan terbaik melalui inovasi dan transformasi digital serta pelayanan yang mudah cepat dan tepat. Hingga November 2021, Jasa Raharja telah memberikan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas sebesar Rp 2,15 triliun. Jumlah itu mengalami kenaikan 1,7% dari periode yang sama tahun 2020 atau sebesar 2,12 triliun. (BUDI YULIANTO)