SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Keluarga korban dan pelaku pengeroyokan terhadap salah satu pelajar SMPN 4 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur sepakat damai setelah dilakukan mediasi, Senin 20 Desember 2021. 

"Alhamdulilah hasil mediasi tadi berjalan lancar, keluarga korban dan pelaku sepakat berdamai," ujar Kepala SMPN 4 Sampit, Suyatmi. 

Hal ini disampaikannya setelah digelar mediasi antara korban dan pelaku. Dengan disaksikan perwakilan Dinas Pendidikan, kepolisian, DPPPAPPKB Kotim, dan Camat Mentawa Baru Ketapang. 

Dalam mediasi ini pihak keluarga pelaku yang berjumlah 4 orang bertanggung jawab atas kasus ini, terutama biaya pengobatan korban baik secara fisik maupun fisikis. 

"Besok akan kami lanjutkan lagi masalah konvensasinya, karena tadi waktunya tidak sempat, namun kesempatan damai sudah didapat," terangnya.

Sementara kasus pengeroyokan ini terjadi, Kamis 16 Desember 2021. Korban merupakan pelajar kelas VII, sedangkan yang melakukan pengeroyokan berjumlah 4 orang kelas XI. 

--page

Korban sempat dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit, karena sempat pingsan setelah dikeroyok oleh kakak kelasnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)