PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bidang Humas RSUD Kota Palangka Raya, dr Hendra Panguntaun mengatakan sampai saat ini pihaknya telah siaga penuh mengantisipasi masuknya varian Omicron.

Poli khusus layanan pasien Covid-19 serta satu ruang isolasi berkapasitas 20 tempat tidur juga disiagakan.

"Seluruh fasilitas khusus Covid-19 yang dimiliki RSUD sudah disiagakan. Ketersediaan obat-obatan dan tabung oksigen juga masih sangat aman karena belajar dari kondisi burn out kemarin, kita sudah jauh lebih siap," ungkapnya, Senin 20 Desember 2021.

Dia menjelaskan, untuk pengujian sampel virus Covid-19 varian Omicron ini belum dapat dilakukan oleh Laboratorium Polymerase Chain Rection (PCR) yang ada di RSUD kota.

Teknik pemeriksaan yang cukup akurat dan sensitif untuk mendeteksi materi genetik seperti virus. Namun, untuk mendeteksi varian virus Covid-19 yang baru, diperlukan perluasan metode khusus yaitu sekuensing DNA.

--page

Sayangnya, metode PCR dan sekuensing ini baru tersedia di laboratorium khusus yang meneliti pola genetik dan mutasi virus.

"Laboratorium PCR RSUD Kota belum bisa mendeteksi jenis varian virus yang ada dalam sampel. Jadi memang harus dikirim ke laboratorium yang memiliki fasilitas tersebut, seperti di Balitbang Kemenkes di Jakarta atau di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya," pungkasnya. (HENDRI/B-6)