BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerinta Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus menggencarkan vaksinasi. Berdasarkan update terbaru dari tim Satgas Covid-19 Kobar ada 1.180 anak - anak usia 6 - 11 tahun telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama.
Dalam update vaksinasi yang disampaikan Satgas Covid-19 Kobar, Selasa 21 Desember 2021 bahwa dari jumlah sasaran vaksin untuk anak - anak usia 6 - 11 tahun ini ada 27.315 penerima vaksin dosis pertama tercatat mencapai 4,32 persen.
"Untuk sasaran anak- anak yang menerima vaksin dosis kedua baru 2 anak dengan persentase baru 0,01 persen," isi rilis dari Satgas Covid-19 Kobar yang diketuai Bupati Kobar, Nurhidayah.
Dengan adanya tambahan sasaran vaksinasi anak - anak ini, maka jumlah sasaran keseluruhannya saat ini ialah sebanyak 230.601 orang. Terdiri dari SDM Kesehatan 1.725 orang, Lansia 13.597 orang, Pelayanan Publik 23.407 orang, Masyarakat Umum/Rentan 138.344 orang dan Remaja 26.213 orang, dan anak - anak 27.315.
"Untuk jumlah orang yang menerima vaksin dosis pertama saat ini 174.202 orang atau 75,543 persen. Sementara itu untuk dosis kedua saat ini sudah mencapai 116.990 orang atau 50,733 persen," tuturnya.
Sasaran untuk SDM kesehatan dari 1.725 yang sudah menerima dosis 1 sebanyak 2.603 atau 150,90 persen dan untuk dosis 2 sebanyak 2.549 atau 147,77 persen. "Untuk dosis 3 atau boster sudah 1.831 orang atau 106,14 persen," imbuhnya.
Selanjutnya untuk lansia dari jumlah sasaran 13.597 orang yang telah mendapat vaksin dosis 1 sebanyak 9.790 orang atau 72,00 persen dan dosis 2 sebanyak 6.919 orang atau 50,89 persen.
--page
Kemudian untuk pelayanan publik dari jumlah sasaran 23.407 orang dan yang sudah disuntik vaksin dosis 1 sebanyak 20.048 orang atau 85,65 persen dan untuk dosis 2 sebanyak 18.461 orang atau 78,87 persen.
Selanjutnya untuk sasaran vaksin masyarakat umum atau rentan dengan sasaran 138.344 orang dan yang sudah menerima dosis 1 sebanyak 116.581 orang atau 84,27 persen dan dosis 2 sebanyak 69.088 orang atau 49,94 persen. Untuk remaja penerima dosis pertama sebanyak 24.000 orang dan dosis kedua 19.971 orang.
Nurhidayah berharap dengan vaksinasi, terlebih kepada kepada anak-anak bisa lebih terjamin untuk tidak tertular virus Covid-19, khususnya ketika mereka melakukan proses belajar mengajar di sekolah secara langsung. (DANANG/B-11)









