BORNEONEWS, Sampit - Pandemi Covid-19 turut berdampak terhadap perolehan nilai siswa. Salah satunya di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Mentaya Hulu. Hasil belajar siswa menurun dibanding saat pembelajaran di masa normal sebelum adanya pandemi.
Hal ini terungkap saat pembagian hasil akhir belajar bagi siswa di sekolah itu yang dihadiri para orang tua dan wali siswa, Kamis (23/12).
"Hasil belajar yang diperoleh siswa agak mengalami sedikit penurunan dibanding dengan hasil pada masa pembelajaran normal," kata Kepala SMPN Mentaya Hulu, Berman Sagala, Jumat, 24 Desember 2021.
Hal ini sudah dianalisis oleh calon guru penggerak Sumarni Purba dan Sugeng Riyanto, memang hasil dimasa pembelajaran normal jauh lebih efektif dibandingkan pada PTM di masa pandemi.
Sugianto menambahkan, selaku Kaur Kesiswaan mengatakan, pembagian laporan hasil penilaian tetap diberi berupa piagam penghargaan dan hadiah bahan belajar untuk siswa yang memiliki kemampuan belajar atau prestasi belajar.
--page
"Ada 39 siswa yang mendapat piagam penghargaaan dan hadiah penunjang belajar dari 12 rombongan belajar yaitu kelas 7, 8 dan 9," ujar Sugianto.
Menurutnya, hal ini sebagai bentuk motivasi peserta didik ke depannya agar lebih giat belajar. Sementara untuk nilai yang menurun, pihaknya mengaku solusi sekarang yaitu tetap mengajak peserta didik dan orangtua siswa serta guru agar bisa berkolaborasi dalam pendidikan.
"Kami juga meminta agar tetap mengikuti anjuran pemerintah tentang penerapan protokol kesehatan. Juga dengan adanya calon guru penggerak 2 orang yaitu Sumarni BR Purba dan Sugeng Iriyanto yang telah membuat perubahan pembelajaran melalui animasi pembelajaran, juga guru penggerak adalah agen perubahan dalam dunia pendidikan," tandasnya. (USAY NOR RAHMAD/B-5)









