PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam rangka mewujudkan herd Immunity, pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus digencarkan. Dalam kesempatan kali ini, vaksinasi diikuti oleh Pelajar SDN 7 Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Jumat, 24 Desember 2021.

Pelaksanaan vaksinasi yang didudukung oleh Badan Intelijen Daerah (Binda) Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Dinkes Kobar dan pemerintah kelurahan, berlangsung di Gedung SDN 7 Mendawai dan diikuti hampir 90 persen pelajar.

Tampak pelajar dan wali murid sangat antusias mengikuti vaksinasi meskipun hari ini merupakan hari libur bagi mereka. Tampak pula lurah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta ormas sekitar membantu kelancaran vaksinasi di sekolah tersebut.

Lurah Mendawai, Rahadian Syahmi menyampaikan apresiasi kepada Binda Kalteng yang telah mendukung pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar di Kelurahan Mendawai. Sehingga, upaya percepatan vaksinasi Covid-19 untuk pelajar secara perlahan dapat terus dilaksanakan.

"Kami ucapkan terimakasih kepada Binda Kalteng dan Dinkes Kobar yang telah menbalokasikan dosis vaksin untuk anak usia 6-11 tahun di wilayah Kelurahan Mendawai, semoga ini terus berlanjut sampai tuntas," kata Syahmi.

--page

Sayahmi mengungkapkan, dengan diadakannya vaksinasi di sekolah ini, tujuannya untuk mengurangi rasa takut anak karena suntik. Kalau di sekolah, kata dia, mereka merasa nyaman, sekaligus bertemu dengan teman-temannya.

"Kalau disini kan (sekolah) mereka senang karena bertemu teman-temannya, tidak seperti kalau dibawa ke puskesmas, anak-anak takut duluan. Harapannya seperti itu," ungkapnya.

Untuk sementara ini, vaksinasi pelajar di SDN 7 Mendawai baru diikuti sekitar 90 persen pelajar, karena sudah ada yang pulang kampung dan juga ada beberapa pelajar yang sakit. Kemudian, mereka yang belum vaksin hari ini akan diikutkan pada vaksin dosis kedua, tetapi mereka menerima vaksin dosis pertama.

"Mungkin yang belum ini 4 sampai 5 anak saja. Jadi nanti kita Ikutkan vaksin dosis kedua, untuk selanjutnya mereka bisa pergi ke puskesmas," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, seorang wali murid bernama Siti, merasa bersyukur karena anaknya sudah divaksin. Semoga, lanajut dia, dengan vaksin anaknya bisa terlindungi dari paparan virus Covid-19.

"Alhamdulillah bisa difasilitasi vaksin di sekolah, lebih tertata dan teratur," ujarnya.(DANANG/B-7)