PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Hidup seorang diri dan tanpa penghasilan dirasakan seorang nenek bernama Brilian yang berusia 65 tahun, warga Kelurahan Pangkut, sebelum kehadiran personel Polsek Arut Utara, Minggu, 26 Desember 2021.

Nenek Brilian sudah tidak kuat lagi berladang seperti dulu. Ia juga tidak memiliki penghasilan tetap. Ironisnya, ia tidak memiliki suami dan anak. Untuk hidup, dia hanya mengharap belas kasih tetangga.

Di usia yang sudah senja, ia tinggal di rumah yang berukuran sekitar 6 x 4 meter dengan material terbuat dari kayu dan beratapkan seng. Nampak dinding rumahnya mulai lapuk dimakan rayap dan termakan usia, sehingga membutuhkan revonasi.

Ketika pertama kali disambangi personel Polsek Arut Utara, senyum simpul terpancar dari wajah sebatang kara ini. Dia pun lantas bercerita panjang lebar tentang kehidupannya, termasuk kondisinya yang kerap sakit-sakitan.

Mengetahui permasalahan tersebut, Kapolsek Arut Utara, Ipda Agung Sugiharto langsung tanggap. Ia mengajak anggota polsek untuk membantu nenek Brilian, melalui program 'Polsek Arut Utara Peduli Masyarakat Kurang Mampu'.

Selanjutnya, bersama pengurus Bhayangkari, mereka menyambangi rumah Nenek Brilian. Mereka membersihkan dan memperbaiki merenovasi rumah nenek Brilian.

Selain itu, polisi juga memberikan bantuan usaha berupa warung untuk menjual berbagai kebutuhan pokok dan makanan ringan. Dengan harapan Nenek Brilian bisa tetap berpenghasilan meskipun dari rumah.

--page

"Program tersebut kami implementasikan dengan bedah rumah dan memberi modal usaha kepada Nenek Brilian. Mudah-mudahan program tersebut bisa membantu Nenek Brilian ke depannya," kata Agung Sugiharto.

Mendapat kejutan dari polisi, Nenek Berlian bahagia. Ia tidak menyangka masih ada yang peduli dan memperhatikan dirinya. Ia berharap semakin banyak polisi yang menginspirasi di masyarakat.

"Terima kasih pak polisi," ucap Nenek Brilian singkat.

Sementara itu, Damang Kepala Adat setempat, Sarwin menyampaikan terimakasih atas kepedulian Polri kepada masyarakatnya yang kurang mampu.

Wajah rumah yang dihuni Nenek Brilian seorang diri pun kini berubah menjadi lebih layak. (DANANG/B-11)