BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemprov Kalteng akan berupaya mengoptimalkan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perhubungan laut.
Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran mengatakan pihaknya hingga saat ini berkomitmen untuk meningkatkan PAD dari sektor-sektor unggulan di provinsi ini, salah satunya hilirisasi industri.
"Hilirisasi industri ini membutuhkan alur distribusi dengan dukungan fasilitas perhubungan, salah satunya laut, melalui pembangunan pelabuhan utama dan metode ship to ship delivery," kata Sugianto, Senin, 27 Desember 2021.
Dia mengatakan, hal itu perlu dibangun guna untuk mendukung kelancaran arus barang baik dari maupun keluar Provinsi Kalteng. Begitu juga dengan alur pelayaran yang dilalui di muara sungai belum mampu dilayari kapal-kapal besar.
Terkait itu, pemerintah akan merencanakan penggerukan 3 alur sungai yakni Kapuas, Mentaya, dan Kumai sebagai solusi memudahkan arus keluar masuk barang melalui jalur sungai.
"Kalteng sendiri memiliki 11 sungai besar dengan total panjang mencapai 4.625 km. Jadi, ada 3 jalur yang akan kita keruk nantinya yaitu sungai Kapuas, Mentaya, dan Kumai," ujarnya.
--page
Dia berharap, keinginan bersama dalam upaya meningkat PAD provinsi ini bisa terlaksana dengan baik dan lancar. (DONNY D/B-11)









