TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Polres Barito Timur melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur menggandeng ulama dan tokoh agama untuk memberi edukasi kepada masyarakat demi mempercepat vaksinasi covid-19.

Pilihan menggandeng ulama dan tokoh agama dilakukan dengan pertimbangan bahwa figur tersebut cukup besar pengaruhnya di masyarakat.

"Kami lakukan ini karena masih ada sebagian masyarakat yang tidak mau divaksin dengan berbagai alasan," jelas Kapolres Barito Timur, AKBP Afandi Eka Putra, Senin, 27 Desember 2021.

Menurutnya, upaya Polres tersebut saat ini sudah berjalan, baik kepada kelompok jemaat, pengajian, pesantren maupun kepada masyarakat secara umum.

"Dengan sosialisasi dari ulama atau tokoh agama diharapkan ke depan tidak ada lagi masyarakat yang tidak mau divaksin," imbuh Afandi.

--page

Dia melanjutkan, bagi masyarakat yang tidak mampu atau tidak memiliki alat transportasi untuk datang ke tempat vaksinasi, pihaknya siap untuk datang melakukan vaksinasi.

"Kami sudah sampaikan kepada masyarakat, kades dan RT, sepanjang mau berkumpul paling kurang 50 orang untuk divaksin, dimana saja dan kapan saja waktunya, kami siap untuk datang," tegasnya. (BOLE MALO/B-5)