MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - SMAN 4 Muara Teweh merupakan salah satu dari 11 sekolah penggerak angkatan ke I tahun ini di Provinsi Kalimantan Tengah. 

Sebagai bagian dari kurikulum sekolah penggerak yaitu dengan adanya proyek pembelajaran untuk penguatan profil pelajar Pancasila dan kegiatan pendidikan agen anti perundungan (Roots Day). 

Salah satu kegiatan proyek pembelajaran yang dilaksanakan berupa kreativitas kuliner dan pembuatan batik shibori yang dikemas dalam acara market day.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Ardian melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Ardiansyah sangat menghargai sekali upaya dari SMAN 4 Muara Teweh dalam melakukan kegiatan ini dan melaksanakan pengukuhan agen anti perundungan.

Dia juga mengharapkan kepada anak-anak yang terpilih menjadi agen anti perundungan ini dapat menjalankan dan menebarkan kebaikan kepada teman seruangannya maupun pada sekolahnya.

"Sehingga SMAN 4 suasananya menjadi nyaman, kondusif dan pada akhirnya semua siswa-siswi merasa nyaman untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka," terangnya. 

--page

Hadir dalam acara ini Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Hj Netty Herawati, Kadis Pertanian Syahmiludin A Surapati, Badan Pengawas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Kepala Sekolah beserta dewan guru SMAN 4 Muara Teweh. (RAMADHANI/B-6)