MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Selaku Tuan Rumah Kompetisi Liga 3 Zona Kalimantan Tengah (Kalteng) masyarakat Barito Utara gembira. Dengan digelarnya ajang sepak bola tersebut membuat klub sepak bola berambisi untuk mengikuti ajang bergengsi ini.

Dasar pelaksanaan Liga 3 di Muara Teweh Surat Keputusan (SK) Ketua PSSI Kalimantan Tengah nomor SKEP/10/ASPROV KALTENG/PanLIGA3/XII-2021 isinya menetapkan kompetisi Liga 3 Asprov PSSI Kalteng dilaksanakan di Muara Teweh Kabupaten Barito Utara dimulai dari tanggal 28 Desember 2021 - 3 Januari 2022.

Apa hendak dikata, mendekati dua hari Kick Off secara mendadak Asprov PSSI Kalteng mengeluarkan surat penundaan kompetisi PSSI Liga 3 Kalteng Tahun 2021. Surat tanggal 26 Desember 2021 itu menyebutkan menindaklanjuti hasil drawing Liga 3 Zona Kalteng melalui Virtual Meeting yang dihadiri enam klub, panitia pelaksana dan Asprov PSSI Kalteng, maka pelaksanaan manager meeting dan jadwal kick off putaran Provinsi Kalteng ditunda.

Terkait hal tersebut Bupati Barito Utara H Nadalsyah meminta kepada Asprov untuk rapat di provinsi, salah satu Esko ada melapor, bahwa waktu diadakannya rapat, Ketua Asprov PSSI Kalteng Ir Leonard S Sampung menjelaskan “bahwa atas perintah pimpinan”. 

“Atas perintah pimpinannya siapa?"  tanya Nadalsyah kepada Leonard menirukan ucapan Ketua Asprov PSSI Kalteng.

--page

Nadalsyah mengaku sangat kecewa dengan keputusan tersebut.  “Jadi itulah mengapa Liga 3 batal dilaksanakan di Kabupaten Barito Utara kemarin dan dipindahkan ke Palangka Raya,” lanjut dia.

Atas kondisi ini, kata H Koyem sapaan Nadalsyah, untuk mengajukan ke jalur hukum tergantung Askab dan panitia pelaksana.

“Kita sebagai pemerintah cuma mendorong saja karena PSSI punya status tersendiri. Karena tidak bisa diintervensi, akan tetapi menyangkut nama baik daerah kita, pemerintah daerah akan membantu mereka dalam upaya-upaya hukum,” tukasnya. (RAMADHANI/B-5)