BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Kodim 1016 Palangka Raya Serda Deni Agus Mangi membudidayakan tanaman Bonsai jenis Beringin Dolar untuk menghias halaman Kantor Makodim 1016 di Jalan Ahmad Yani.
Beringin Dolar adalah tanaman yang sangat populer dan bisa dikatakan sebagai tanaman mahal kelas premium untuk taman.
Selain itu beringin dolar juga banyak digunakan untuk bonsai. Namun sekarang ini banyak digunakan untuk taman karena memang saat ini tanaman ini adalah primadona taman karena keindahannya.
Serda Deni menjelaskan hal utama sebelum memulai budidaya Bonsai Dolar adalah dengan pemilihan bibit Batang Pohon lunuk dan Daun dolar yang kemudian daun dolar tersebut di stek di batang pohon lunuk. Lalu ditempatkan pot dan diisi dengan tanah subur.
Selain itu hal yang harus diperhatikan adalah pemupukan, pemberian pupuk dasar dalam proses penanaman Bonsai Dolar bukan hanya untuk memacu perkembangan nya saja, tetapi untuk menjaga kesehatan dari bonsai itu sendiri.
"Kandungan nitrogen dibutuhkan untuk memberikan kesejukan bagi akar dan keseimbangan oksigen dalam media tanam tersebut," jelasnya.
--page
Proses perkembangan tanaman hias tersebut bisa mencapai sekitar 1 sampai 2 bulan tergantung bagaimana kondisi stek yang di lakukan sebelumnya.
"Setelah itu tinggal kita melakukan proses perawatan nya dari proses pemangkasan agar bonsai terlihat cantik dan daun nya berkembang dan penyiraman yang teratur," tuturnya.
"Tidak ada salahnya mengisi waktu dengan budidayakan tanaman hias bernama latin Ficus Sp yang terbilang mahal ini, apalagi dimasa pandemi seperti ini. Selain menguntungkan kan bisa kita untuk hiasan di rumah sendiri," pungkasnya. (HENDRI/B-6)









