BORNEONEWS, Tamiang Layang - Ketua DPRD Barito Timur, Nursulistio meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait melanjutkan normalisasi saluran irigasi di Desa Tangkum Kecamatan Raren Batuah.
"Kami berharap pemerintah daerah menindaklanjuti normalisasi saluran irigasi di Desa Tangkum, ini hanya penanggulangan sementara saja, karena semestinya ada anak sungai yang yang bersambungan sampai Sungai Awang yang harus dibersihkan karena sudah semakin menyempit dan banyak semak belukar yang menyumbat aliran sungai," ujar Nursulistio, Selasa, 4 Januari 2021.
Dia menjelaskan, dampak dari tersumbatnya saluran tersebut juga dapat dirasakan warga di Kecamatan Pematang Karau saat terjadi banjir.
"Banjir yang terjadi di Desa Bararawa dan sekitarnya beberapa waktu lalu karena aliran sungai yang semestinya mengalir lewat saluran irigasi dan jatuh ke Sungai Awang berbalik arah ke Sungai Takuam sehingga meluap dan menyebabkan banjir," terang Nursulistio.
Politisi Partai Golkar yang baru saja membantu melakukan normalisasi irigasi ini juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat maupun Pemerintah Desa Tangkum yang turut berpartisipasi dalam pembersihan saluran irigasi.
Normalisasi saluran irigasi sepanjang 2 kilo meter atau yang disebut cuci parit oleh masyarakat dilakukan dengan menggunakan ekskavator.
--page
Nursulistio berupaya membantu warga karena sudah beberapa kali dirinya menerima keluhan dari masyarakat termasuk saat melakukan kunjungan reses karena petani sudah beberapa kali gagal tanam akibat banjir.
"Saya minta perhatian dari pemerintah desa juga karena sungai adalah milik bersama masyarakat, warga boleh memanen atau menanam di bantaran sungai namun jangan sampai menghambat proses normalisasi saluran irigasi demi kepentingan masyarakat yang lebih luas," pesannya. (BOLE MALO/B-6)









