BORNEONEWS, Sampit - Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotawaringin Timur, SP Lumban Gaol meminta agar Pemkab Kotawaringin Timur menindaklanjuti aduan petani di Kecamatan Cempaga Hulu.
Menurutnya, dirinya sudah menghadap bupati bersama petani setempat, terkait keluhan masyarakat terhadap kerusakan jalan yang juga dilintasi oleh sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit.
"Kita berharap aduan masyarakat bisa ditindaklanjuti oleh bupati, saya selaku anggota fraksi Partai Demokrat juga sudah menerima secara langsung aduan masyarakat tersebut," kata Gaol, Rabu, 5 Januari 2022.
Di mana kata dia, Bupati sudah mendelegasikan permasalahan tersebut kepada Sekda untuk memanggil pihak perusahaan agar mendiskusikan masalah itu.
"Karena menurut para petani sekarang jalan itu tidak bisa mereka lalui, kalau perusahaan bisa melintas karena mereka dikawal alat berat," ucapnya.
--page
Menurut Gaol dari 3 perusahaan yakni, PT HSL, PT BHL dan PT ADS, hanya PT HSL yang berkomitmen menjalankan apa yang sudah disepakati dengan pemerintah desa setempat.
Selain itu kata Gaol harus dicari jalan keluarnya, agar jalan yang statusnya milik kabupaten tersebut bisa dilalui oleh masyarakat.
Jalan rusak tersebut membentang sekitar 43 kilometer dari Jalan Tjilik Riwut ruas Trans Kalimantan sampai ke Desa Tumbang Koling.
Jalan berstatus jalan kabupaten itu selama ini dimanfaatkan untuk aktivitas masyarakat Desa Tumbang Koling, Bukit Batu, Selucing dan Pundu. (NACO/B-5)









