BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan data rilis BPS Kalteng nilai tukar petani (NTP) gabungan Kalteng selama Desember 2021 sebesar 131,07 atau naik 2,22 persen dibanding November 2021.
"Sedangkan untuk Indeks Konsumsi Rumah Tangga atau IKRT perdesaan naik 0,30 persen," sebut Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro, Rabu, 5 Januari 2022.
Peningkatan NTP gabungan karena didorong oleh kenaikan nilai tukar di beberapa subsektor, yaitu subsektor hortikultura 9,56 persen, tanaman perkebunan rakyat 2,69 persen dan subsektor tanaman pangan 1,22 persen.
Sementara itu dua subsektor lainnya mengalami penurunan yakni subsektor peternakan sebesar 2,21 persen dan perikanan 0,70 persen.
Kemudian peningkatan IKRT di Kalteng yang sebesar 0,30 persen utamanya disebabkan oleh naiknya kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga serta kelompok pakaian dan alas kaki.
--page
Selanjutnya Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Kalteng pada Desember 2021 yaitu sebesar 131,46, hal inipun mengalami kenaikan sebesar 1,61 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya. (DONNY D/B-6)









