PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Waspadalah dengan kondisi peralatan elektronik di rumah masing-masing. Pasalnya, sebuah rumah yang berlokasi di Jalan Kumpai Batu Atas RT 04, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terbakar pada Kamis, 6 Januari 2021 sekitar pukul 10.31 WIB. Penyebabnya, diduga karena korsleting atau arus pendek listrik.

Kabid Damkar Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Dwi Agus Suhartono menjelaskan, korsleting tersebut terjadi akibat penghuni rumah mengisi daya powerbank menggunakan kabel dalam kondisi putus dan disambung.

"Saat kejadian pemilik rumah yaitu Ibu Mega Triyana (34 tahun) beserta 2 orang anaknya yang berusia 13 dan 7 tahun tidak berada di rumah. Karena sekitar pukul 09.00 WIB mereka sedang berada di rumah saudaranya yang tidak jauh dari rumahnya yang terbakar dengan jarak sekitar 200 meter," jelas Dwi Agus Suhartono.

Dwi Agus Suhartono menuturkan, saat berada di rumah saudaranya itu, pemilik rumah diberitahukan tetangganya bahwa rumah yang korban tempati dalam kondisi terbakar.

"Informasi tersebut diberitahukan oleh tetangga depan rumah Ibu Mega. Dia berlari mendatangi rumah keluarga Ibu Mega dan memberitahukan bahwa rumahnya terbakar," paparnya.

--page

Dwi Agus Suhartono melanjutkan, dari keterangan anak korban, saat rumah ditinggalkan tidak ada aktivitas memasak. 

"Pemilik rumah hanya melakukan mengisi daya powerbank dari pagi, namun menggunakan kabel charge yang putus dan disambung. Diduga rumah terbakar karena korsleting listrik. Dengan cepat api membakar habis rumah berukuran 6x8 yang berbahan material kayu tersebut," jelasnya.

Dia menambahkan, hanya sedikit barang yang sempat diselamatkan pemilik rumah saat terjadi kebakaran. "Korban hanya bisa menyelamatkan sebuah sepeda motor dan pakaian yang dipakai pada saat kejadian. Karena kondisi tersebut, korban saat ini sangat membutuhkan pakaian layak pakai," tuturnya. (WAHYU KRIDA/B-7)