BORNEONEWS, Tamiang Layang - Relawan Gabungan dari Damkar Pemda Pos Ampah, BPK Samuja dan BPK Rela mengevakuasi ular jenis king cobra sepanjang 5 meter lebih dari rumah warga Desa Puri Kabupaten Barito Timur, Jumat, 7 Januari 2022 malam.
Wakil Ketua BPK Samuja Ampah Davi Pramana mengungkapkan, pihaknya mendapatkan laporan penemuan ular dari warga RT 04 Desa Puri melalui sambungan telepon.
"Kebetulan itu rumah Pak Gatot pelatih BPK Samuja, beliau lagi di Kalimantan Utara dan mendapatkan laporan dari istri yang melihat ular kobra masuk ke rumah saat menyapu. Kemudian Pak Gatot kemudian menelpon ke kami untuk mengevakuasi ular itu," tutur Davi.
Saat ketahuan pemilik rumah, lanjut dia, ular tersebut bersembunyi di kap mesin mobil yang terparkir di garasi sehingga menyulitkan relawan saat berupaya mengevakuasi.
"Sekitar dua jam kami melakukan evakuasi karena ular itu masuk ke tempat-tempat sempit dan panjangnya mencapai 5 meter, kami bahkan harus melepas bemper dan lampu depan mobil," papar Davi.
--page
Upaya tadi tetap tidak berhasil sehingga relawan kemudian menusuk-nusuk dengan kayu agar ular itu mau keluar.
"Akhirnya ularnya keluar dari bawah tapi hampir mematuk kaki seorang relawan, untungnya ular itu mengeluarkan bunyi sehingga ketahuan saat hendak mematuk," imbuhnya.
Menurut Davi, setelah ditangkap king cobra tersebut akan dilepaskan kembali ke habitat aslinya.
"Mengingat ini musim hujan, waktunya ular berkembang biak dan mencari makan, kami mengimbau warga lebih berhati-hati melakukan aktivitas terutama untuk anak-anak kecil agar saat bermain di lapangan menjauh dari semak belukar," pesannya.
Untuk mencegah ular masuk rumah, Davi mengingatkan agar celah pintu ditutup rapat jika ada potensi rongga yg bisa dilewati ular.
"Kalau melihat ular, lebih baik menjauh dan segera menghubungi pihak yang mempunyai keahlian di bidang animal rescue," tambahnya. (BOLE MALO/B-7)









