BORNEONEWS, Tamiang Layang - Hujan lebat dan angin kencang yang melanda Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur malam tadi menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah Nor Paulis di RT 06 Desa Bambulung.
Akibatnya, atap rumah berdinding kayu tersebut rusak parah. Beruntung, pohon tidak sampai mengenai penghuni rumah karena tertahan dinding.
"Kami dapat informasi pohon tumbang habis isya jam 8 malam, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 15 Juta," cerita Kepala Desa Bambulung, Uliadi usai bergotong-royong menyingkirkan pohon tersebut, Sabtu, 8 Januari 2022.
Dia menjelaskan, keluarga yang terkena musibah langsung dievakuasi sementara ke rumah tetangga terdekat hingga menunggu pagi hari untuk membersihkan pohon tersebut.
"Tadi pemerintah desa bersama, Polsek, Koramil, Damkar Pemda, BPK Samuja, Tagana dan masyarakat sekitar membantu korban untuk menyingkirkan pohon itu. Dalam beberapa hari ke depan kami bersama warga juga akan bergotong-royong juga untuk memperbaiki atap yang rusak," tutur Uliadi.
--page
Melihat cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, dia mengimbau warga agar selalu waspada karena masih banyak pohon besar di daerah Bambulung.
"Di pinggir jalan kita juga masih banyak pohon-pohon besar, karena itu kalau tidak ada hal yang terlalu penting jangan beraktivitas saat hujan lebat dan angin kencang apalagi pada malam hari," pesannya. (BOLE MALO/B-7)









