BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Riskon Fabiansyah menyebutkan, kejadian angin kencang yang terjadi beberapa waktu lalu yang mengakibatkan salah satu sekolah di Kota Besi rusak parah harus segera dibantu.
Menurutnya, hal ini perlu segera mendapatkan perhatian, mengingat peristiwa angin kencang tersebut mengakibatkan atap sekolah rusak parah. Bahkan ketika hujan, peralatan komputer dan lainnya menjadi rusak akibat terguyur air hujan.
"Apalagi lagi libur semester siswa berakhir dan sekolah sudah akan memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sekolah," tukasnya, Senin, 10 Januari 2022.
Jangan sampai kejadian tersebut dibiarkan terlalu lama. Sebab jika dibiarkan, akan mengganggu proses belajar mengajar di sekolah.
"Kepala Sekolah juga harus segera meminta petunjuk ke Dinas Pendidikan (Disdik) setempat mengenai solusi untuk menanggulangi kerusakan tersebut," tegasnya.
--page
Sekolah, kata dia, harus mendata secara terperinci apa saja kerusakan yang di alami beserta jumlahnya, sehingga pemerintah bisa mengalokasikan bantuan.
Diketahui, akibat angin kencang yang terjadi beberapa waktu lalu, atap SMP Negeri 4 Kota Besi yang berada di Desa Camba, Kecamatan Kota Besi mengalami kerusakan parah di bagian atap. Saat hujan turun, air langsung masuk membasahi ruangan beserta isinya. Beruntungnya, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. (NACO/B-7)









