BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) secara resmi merealisasikan 2 trayek yang menghubungkan antarkecamatan.
Hal ini dilakukan sebagai upaya menumbuhkan minat masyarakat menggunakan jasa transportasi umum dan mengoptimalisasikan pelayanan publik terhadap kebutuhan masyarakat akan sarana transformasi yang murah.
"Dua trayek baru akan kita ujicoba yakni Nanga Bulik - Kudangan (PP) dan Nanga Bulik -Bukit Jaya (PP)," ungkap Kepala Dishub Lamandau, Triadi saat melakukan pengecekan armada, Kamis 13 Januari 2022.
Ujicoba trayek ini untuk jenis armada Bus Damri dengan kapasitas 25 tempat duduk. "Bus Damri yang ke Kudangan dan ke Bukit Jaya kapasitas 25 seat non AC," terangnya.
Mantan Kepala Satpoldam Lamandau itu menyebut untuk Nanga Bulik - Kudangan dengan jarak tempuh 110 Km, jadwal keberangkatan pada pukul 07.00 WIB dan Kudangan - Nanga Bulik pukul 14.00 WIB dengan tarif Rp 25.000.
Sedangkan trayek Nanga Bulik - Bukit Jaya dengan jarak 48 Km, jam keberangktan 08.00 WIB, dan Bukit Jaya - Nanga Bulik pukul 13.00 WIB dengan tarif Rp 15.000.
Triadi menambahkan salah satu tujuan diadakannya trayek baru antarkecamatan di Lamandau itu adalah untuk mempermudah pelayanan transportasi darat dengan harga tiket murah kepada masyarakat.
--page
"Harapan kita, khusus untuk rute ke Bukit Jaya, karena kondisi jalan ada yang rusak, semoga titik jalan yang rusak dapat segera diperbaiki agar perjalanan dapat berjalan aman, nyaman dan lancar," pungkasnya.
Selain dua trayek baru yang akan segera berjalan tersebut, sejumlah trayek Damri yang telah ada adalah Lamandau - Palangka Raya (PP) dengan jarak 520 Km dan Nanga Bulik- Sukamara (PP) dengan jarak tempuh 109 Km. (HENDI NURFALAH/B-11)









