BORNEONEWS, Kasongan - Data pencapaian warga yang telah divaksinasi Covid-19 dosis I tidak singkron. Hal ini mengemuka saat Bupati Katingan, Sakariyas didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD, Roby memimpin rapat singkronisasi data secara online atau PCare vaksinasi Covid-19 di aula BPKAD, Kamis 13 Januari 2022.
Sakariyas mengatakan agar data vaksinasi ini dapat segera mencapai target yang diinginkan dengan mengundang tenaga vaksinator dari puskesmas seluruh Kabupaten Katingan. Lainnya dari tenaga operator dari beberapa SOPD.
Sehingga data vaksinasi yang tidak masuk aplikasi dapat segera terinput. Sakariyas menegaskan kepada seluruh kecamatan yang ada harus mencapai target 70 persen angka vaksin.
Sehingga Kabupaten Katingan segera melaksanakan vaksin bagi anak usia 6-11 tahun. Selain dari puskesmas, beberapa OPD yang membantu tenaga operator juga dari sejumlah SOPD di antaranya Dinas Kesehatan, Diskominfo, Disdukcapil, Dinas Sosial, Satpol PP dan tenaga operator dari Polres Katingan.
Sementara menurut Sekretaris Satga Covid-19 yang juga Kepala BPBD, Roby mengatakan hasil vaksinasi Covid-19 di Katingan menurut sistem rekapitulasi secara online pada vaksinasi dosis I baru mencapai angka 70 persen.
--page
Namun menurut laporan dari seluruh puskesmas mereka sudah melakukan vaksinasi mencapai angka 73 persen. Hal ini, tutur Roby karena ada beberapa masalah dalam pengimputan data di lapangan yang diakibatkan kendala jaringan atau sinyal pada saat pengiriman data ke sistem.
Selain itu kurangnya tenaga yang melakukan pengimputan data ditingkat kecamatan dan desa. Kemudian kendala lainnya adalah banyak yang menerima vaksinasi membawa identitas yang tidak valid, sehingga secara angka Kabupaten Katingan sangat dirugikan dalam pencapaian angka vaksinasi itu karena angka tersebut tidak masuk dalam sistem penginputan data. (ABDUL GOFUR/B-11)









