BORNEONEWS, Kuala Kurun - Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Ferry Maigrit mengatakan bahwa di tahun 2022 ini, pihaknya akan mengadakan pelatihan kerajinan untuk masyarakat setempat.
"Nanti akan ada progran pelatihan kerajinan seperti mengayam dan sebagainya untuk masyarakat," ujarnya, Jumat, 14 Januari 2022.
Lebih lanjut dijelaskan oleh Kepala Seksi Sarana, Prasarana Industri di Disperindag Gumas, Dedie, pelatihan tersebut nantinya akan dilaksanakan secepatnya, atau sekitar bulan Februari atau Maret 2022.
"Pelatihan anyaman kombinasi, misalnya rotan dengan kulit, mengukir untuk bikin kerajinan ukiran-ukiran yang akan dijual ke masyarakat, melatih juga bikin makanan ringan, kue, keripik pokoknya produk pangan," kata Dedie.
Namun, sayangnya, menurut Dedie masih banyak masyarakat yang enggan untuk menekuni pekerjaan sebagai pengrajin.
--page
Padahal menurutnya, jika dipasarkan, kerajinan dari Gunung Mas memiliki nilai yang cukup tinggi dan bisa dijadikan pemasukan tambahan.
Oleh karena itu, ia berharap dengan adanya pelatihan ini, makin banyak warga masyarakat yang bisa melestarikan kerajinan Gunung Mas sehingga bisa meningkatkan perekonomian keluarga.
"Bisa menambah ekonomi masyarakat sehingga mereka bisa menghadapi kondisi Covid-19 sekarang, bisa menunjang perekonomian dan meningkatkan kemahiran," tukasnya. (MAGANG 2/B-7)









