SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Warga Desa Tumbang Boloi, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menggelar upacara adat dayak yakni Maluput Sahur Bagantung Langit Parampah Batuyang Hawung. 

Upacara adat tersebut merupakan rangkaian dan syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Kotim yang ke-69, dengan harapan daerah ini dilindungi dari segala penyakit, wabah, dan akan terus maju kedepannya. 

"Kegiatan sudah terlaksana dengan baik, dan warga juga sudah puas, karena dapat membayar hajat mereka dengan prosesi adat tersebut," ujar Bupati Kotim Halikinnor, usai menghadiri kegiatan tersebut, Sabtu, 15 Januari 2022. 

Dalam prosesi adat tersebut, juga digelar doa bersama. Pihaknya berharap, Kotim bebas dari segala musibah, penyakit, dan kesulitan-kesulitan lainnya. Sehingga, pembangunan di Kotim semakin maju, dan masyarakat semakin tentram. 

"Harapan kedepan pasangan Harari dapat terus membangun Kotim untuk lebih maju lagi," kata Halikinnor. 

--page

Halikinnor datang ke desa tersebut bersama Wakil Bupati Irawati, Sekda Fajrurrahman, Kepala Dinas Pendidikan Suparmadi, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sepnita, Kepala BPBD Rihel, Plt Kadinsos Wiyono, dan sejumlah kepala dinas lainnya. 

Saat tiba di desa itu, Halikinnor disambut oleh pasukan merah yang menanyai maksud kedatangan. Setelah dijawab, barulah rombongan dipersilahkan melintas. 

Mereka juga disambut oleh sejumlah pelajar dari tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah atas. Selain itu, juga suguhan kuntau, dan prosesi potong pantan yang sudah menjadi tradisi saat menyambut tamu yang datang. 

Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan oleh Halikinnor untuk berdialog langsung dengan masyarakat. Terutama terkait kebutuhan infrastruktur dan lainnya, yang menjadi keluhan warga. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)