BORNEONEWS, Sampit - Harga daging ayam pedaging di Sampit, Kotawaringin Timur masih mahal. Harganya kini berkisar Rp 42 ribu hingga Rp 43 ribu per kilo gram. Harga ini masih tergolong mahal dari biasanya Rp 30 ribu per kilo gram.
"Harga itu sudah bersih, tanpa kepala dan ceker," jelas pedagang daging ayam, Faujiah, Minggu 16 Januari 2022.
Pedagang mengaku harga tersebut bahkan sudah turun. Sepekan sebelumnya harga daging ayam sempat bertahan di harga Rp 45 ribu per kilo gram.
Hal ini tentu menjadi keluhan tersendiri bagi konsumen, terutama bagi mereka yang memiliki usaha dengan daging ayam sebagai bahan baku.
"Jelas berpengaruh sekali, hingga saat ini kami belum menyesuaikan. Belum menaikan harga apalagi mengurangi jumlah atau ukuran barang jualan," kata Anto, pedagang pentol keliling.
Sementara bagi sejumlah ibu rumah tangga menyiasati dengan mengganti daging ayam dengan telur sebagai bahan substitusi lauk pengganti daging ayam.
--page
"Kalau telur malahan turun. Tadinya Rp 60 ribu sepiring menjadi Rp 50 ribu. Besar-besar lagi," ungkap Pratiwi.
Kenaikan harga ini menurut pedagang terjadi lantaran suplai ayam yang kurang. Sementara pasokan ayam lokal masih belum mampu memenuhi permintaan di kota itu. (USAY NOR RAHMAD/B-11)









