BORNEONEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mulai melakukan pembersihan Lapangan Hijau Muara Teweh. Sebelumnya, lapangan tersebut dijadikan sebagai tempat relokasi para pedagang pasar Pendopo karena musibah kebakaran beberapa waktu lalu.
Sesuai dengan petunjuk Bupati Barito Utara, H Nadalsyah diintruksikan kepada dinas instansi terkait agar dapat merenovasi lapangan hijau supaya nantinya dapat digunakan kembali sebagai sarana olahraga dan ruang terbuka hijau.
Petugas gabungan dari Dinas PUPR, Disnakertranskop dan UKM, BPBD, Satpol PP, Dishub, Dinas Kominfosandi, Kecamatan Lurah Melayu dan instansi lainnya langsung turun ke lapangan untuk membersihkan area lapangan hijau sesuai dengan instruksi dan arahan dari Bupati Barito Utara.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, M Iman Topik mengatakan bahwa nantinya akan dibangun sarana olah raga mini soccer yang telah didesain oleh Bidang Cipta Karya Dinas PUPR.
"Tidak hanya itu, di sekitar lapangan mini soccer nantinya juga akan dibangun joging track dan sarana lainnya. Tidak lupa juga akan dibangun sarana bermain anak-anak serta selanjutnya akan direncanakan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH),” kata Kadis PUPR M Iman Topik, Senin, 17 Januari 2022.
--page
Topik melanjutkan, dalam proses pembangunan nanti pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan pimpinan, dalam hal ini bapak Bupati Barito Utara.
Sementara itu, Kadis Nakertranskop dan UKM Barito Utara, M Mastur menambahkan pada hari ini, para pedagang yang menempati area di wilayah Lapangan Hijau yang sebelumnya menjadi tempat relokasi para pedagang tersisa delapan pedagang.
"Alhamdulillah pada hari ini seluruh pedagang yang tersisa berjumlah delapan pedagang dan melalui pendekatan persuasif dan humanis maka seluruh pedangan bersedia untuk mengosongkan wilayah ini karena proses pembangunan akan segera berjalan, terima kasih kepada seluruh yang terlibat dalam suksesnya kegiatan hari ini maupun yang akan datang,” kata mantan Camat Teweh Tengah ini. (RAMADHANI/B-7)









