SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim) bersama Kodim 1015 Sampit melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap anak berumur 6-11 tahun di sejumlah Sekolah Dasar (SD) sederajat di daerah ini. 

Pada saat kegiatan tersebut, mayoritas siswa tidak takut di vaksin. Namun ada beberapa siswa yang menangis karena takut disuntik. 

Hal itupun menarik perhatian Dandim 1015 Sampit Letkol Inf Abdul Hamid, hingga dirinya berupaya menenangkan siswa tersebut. Namun, upayanya itu belum bisa membuat siswa tersebut tenang, dan tetap saja tidak mau di vaksin. 

"Tenangkan diri dulu, gak sakit kok, tuh teman-teman yang lain sudah di vaksin," ujar Hamid, sambil memeluk anak tersebut, Selasa, 18 Januari 2022. 

Karena bujukan tersebut belum membuat siswa itu luluh, sehingga orangtuanya berupaya menenangkan, hingga lebih dulu dibawa ke luar kelas. Dengan harapan nantinya bisa berani di vaksin setelah giliran siswa lainnya selesai.

--page

Sementara, pada hari ini ada 1.000 anak yang di vaksin Covid-19. Vaksinasi tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan daya tahan tubuh anak. Sehingga bisa terhindar dari virus Corona. 

"Anak termasuk usia yang rentan terpapar Covid-19, sehingga butuh kekebalan tubuh," kata Hamid. 

Dirinya juga mengatakan bahwa pihaknya saat ini terus berupaya maksimal untuk membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi. Sehingga, kekebalan tubuh masyarakat Kotim semakin terjaga, dan Covid-19 bisa segera berakhir nantinya. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)