BORNEONEWS, Kasongan - Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS di Kabupaten Katingan tahun 2022 ini mengalami penambahan dibanding tahun 2021.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Katingan, Elmon Sianturi melalui Sekretaris Dinas Sosial Arianson, Rabu, 19 Januari 2022.
Meurut Arianson, pada awal 2021 lalu jumlah DTKS di Kabupaten Katingan sebanyak 37 ribu.
Namun kini pada awal 2022 jumlah DTKS di kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Kotawaringin Timur atau Kotim ini mengalami penambahan mejadi 63 ribu.
"Sekarang data DTKS naik menjadi 63 ribu, artinya data PKH (program keluarga harapan) pasti naik, juga data penerima sembako (bantuan pangan non tunai/BPNT)," sebut Arianson.
--page
Namun demikian, katanya hingga saat ini pihaknya masih belum mendapatkan SK dari pihak Kementerian Sosial RI terkait jumlah warga Katingan yang bakal mendapatkan dua program bantuan sosial baik PKH maupun sembako atau BPNT tersebut.
Arianson menggambarkan untuk program bantuan sosial PKH pada tahun 2021 lalu jumlah keluarga penerima manfaat atau PKM setiap triwulan mengalami perbedaan.
Yakni untuk triwulan pertama 3.310 KPM, triwulan kedua 3.704 KPM, triwulan ketiga 3.581 KPM dan triwulan keempat sebanyak 3.515 KPM. "Yang jelas bantuan sosial PKH dan sembako tahun 2022 ini berlanjut, namun kita masih menunggu terkait jumlah data penerimanya, " imbuh Arianson. (ABDUL GOFUR/B-5)









