BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Umi Mastikah mengatakan vaksin Booster atau vaksin dosis ketiga telah dilaksanakan sejak 12 Januari 2022. Vaksinasi ini tidak dipungut biaya alias gratis.
"Jangan takut jalani vaksinasi dosis ketiga, saya sudah vaksin booster dan rasanya aman, badan tetap sehat tanpa gejala apapun. Penting untuk diketahui masyarakat bahwa vaksinasi ini tidak berbayar," katanya, Jumat 21 Januari 2022.
Umi Mastikah telah menerima vaksin booster bersama jajaran anggota Dewan dan pegawai DPRD setempat pada Kamis 20 Januari 2022.
"Vaksinasi booster ini penting bagi seluruh masyarakat dan ini diberikan sebagai komitmen pemerintah untuk melindungi seluruh masyarakat dari ancaman virus corona termasuk varian-varian barunya," ujarnya.
Pemerintah memberikan vaksinasi booster dengan mempertimbangkan ketersediaan vaksin yang ada di tahun ini. Pasalnya jenis vaksin booster akan berbeda dengan ketersediaan vaksin tahun lalu.
Selain itu pemerintah juga mempertimbangkan hasil riset yang dilakukan oleh para peneliti dalam negeri maupun luar negeri. Vaksinasi ini sesuai dengan pertimbangan para peneliti dalam dan luar negeri serta sudah dikonfirmasi oleh Badan POM dan ITAGI.
--page
Meski diberikan secara gratis, ada beberapa syarat penerima vaksin booster yang perlu diperhatikan. Antara lain telah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap minimal enam bulan sebelumnya.
Selain itu, vaksin booster diberikan kepada masyarakat usia 18 tahun ke atas dengan prioritas kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) dan penderita imunokompromais. (HENDRI/B-6)









