BORNEONEWS, Pulang Pisau - Warga Desa Tanjung Sangalang, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau berencana membuat pelabuhan.
Biaya pembangunan nantinya akan mengalokasikan anggaran dari dana desa (DD) berdasarkan dari hasil musyawarah dan keputusan bersama, Jumat 21 Januari 2022.
Selain itu program pembangunan di 2022-2023 juga akan direncanakan membuat irigasi untuk lahan LPHD desa sepanjang 2 kilo meter dan pemeliharaan jalan rusak akibat banjir kemarin.
Kepala Desa Tanjung Sangalang, Ardiansyah menjelaskan penggunaan anggaran DD 2022 terbatas. "Tahun ini terkunci semua oleh peraturan dari PMK 40 persen untuk BLTD, 20 persen untuk peningkatan ekonomi serta hewani, 8 persen untuk PPKM covid 19 dan sisanya 32 persen untuk stanting posyandu balita, lansia, dan ibu hamil," ucapnya.
"Mudahan-mudahan covid ini cepat berlalu, kita bisa melaksanakan progam pembangunan lagi dan tahun ini kita sudah rencanakan program pembuatan pelabuhan dan siring jalan dan untuk peningkatan ekonomi agar kedepan lebih baik," ujarnya.
Dia mengatakan program 2022 akan dilaksanakan di 2023 seperti yang direncanakan bersama warga akan membuat pelabuhan dan tempatnya sudah direncanakan di pinggir sungai.
--page
"Untuk anggarannya masih belum dan kita kemarin masih mengadakan musyawarah desa untuk tahun depan," tandasnya.
"Mudahan-mudahan ke depannya bisa terealisasikan dalam pembangunan demi kemajuan desa," tutupnya. (MAGANG-3/B-6)









