TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran ingin agar potensi irigasi di Bendungan Karau yang terletak di Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur dimaksimalkan untuk peningkatan sektor pertanian.

"Bendungan Karau saat ini mampu mengairi sawah seluas 3.476 hektare, ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya sehingga lahan pertanian yang ada dapat memberikan hasil yang maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Barito Timur," kata Sugianto, Jumat, 21 Januari 2022.

Dia mengungkapkan pada tahun ini, Barito Timur juga mendapatkan alokasi Demonstrasi Area Budidaya Tanaman Sehat atau Dem Area BTS seluas 500 hektare untuk mendukung usaha-usaha pengamanan produksi pertanian berbasis ramah lingkungan.

"Barito Timur mendapatkan alokasi paling besar, dari alokasi total 700 hektare bantuan untuk Kalteng, Barito Timur kebagian 500 hektare dan Kapuas 200 hektare," jelasnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan atau TPHP Kalteng, Riza Rahmadi menjelaskan Dem Area BTS merupakan program Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan atau Dirlin TP model pertanaman yang diperlakukan dengan budidaya sehat seperti pemilihan benih sehat, pemupukan yang tepat, pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman atau OPT yang tepat dengan pemanfaatan musuh alami dan refugia atau mikrohabitat yang ditanam di sekitar tanaman yang dibudidayakan bagi predator dan parasitoid untuk berkembang biak.

--page

"BTS varietas unggul adaptif dengan lingkungan, ramah lingkungan karena tidak menggunakan zat kimia, produksi bisa meningkat dan menghasilkan tanaman sehat bebas residu serta berkelanjutan," jelas via pesan tertulis.

Menurutnya, untuk mendukung hal tersebut, pemerintah akan memberikan bantuan kepada kelompok tani pelaksana seperti benih varietas unggul, pupuk hayati, pembenah tanah serta pestisida biologi.

"Saat ini sedang proses pendataan CPCL (calon penerima, calon lokasi) dan akan siap dieksekusi proses e-katalog oleh pusat pada akhir januari atau awal Februari," ungkap Riza. (BOLE MALO/B-5)